Get Adobe Flash player

Daily Archives: July 2, 2021

Jasa Field CBR Test

Jasa Field CBR Test Lapangan di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi dan di Seluruh Indonesia
Foto: Kegiatan Jasa Field CBR Test (Lapangan)

Latar Belakang:

Dalam rangka melakukan analisa untuk kwalitas pemadatan tanah asli dan urugan  (sub grade) terhadap jalan atau suata proyek bangunan Jasa Pengujian Field CBR (California Bearing Ratio) lapangan ini adalah untuk mendapatkan nilai CBR langsung ditempat (in place) yang digunakan untuk perencanaan tebal perkerasan maupun lapis tambah perkerasan (overlay).  CBR testing merupakan perbandingan antara beban penetrasi suatu lapisan tanah atau perkerasan terhadap bahan standar dengan kedalaman dan kecepatan penetrasi yang sama. Pengujian CBR lapangan dilakukan dengan alat bantu berupa alat berat (Excavator, Mesin Giling, Vibro, dll) sebagai penahan (counter weight) beban penetrasi. Hal ini didasarkan atas kemudahan pengujian CBR lapangan. Pelaksanaan pengujian CBR lapangan diatur dalam SNI 1738-2011 (Cara Uji CBR Lapangan) atau AASTHO atau ASTM D.1883

Maksud dan Tujuan Field CBR Test Lapangan:

Test Field CBR lapangan dengan maksud untuk mengevaluasi dan merencanakan tebal lapis perkerasan lentur (lapis pondasi dan lapis pondasi bawah), kekuatan struktural tanah dasar dan tebal lapis perkerasan jalan dengan lapis permukaan tanpa pengikat.CBR lapangan dapat digunakan untuk perencanaan pada kondisi material yang mempunyai kadar air dan kepadatan yang stabil. Bagaimanapun juga, aktivitas konstruksi, pemadatan dan perubahan kadar air dapat mempengaruhi kekuatan dari tanah dan dapat mempengaruhi hasil pengujian CBR tersebut sehingga tidak dapat digunakan dan harus dilakukan analisis dan pengujian ulang.

Peralatan yang digunakan dalam Field CBR Test di lapangan:

  1. Dongkrak CBR mekanis dengan kapasitas 10 ton, dilengkapi dengan “swivel head”.
  2. Cincin penguji (proving ring) dengan kapasitas: 1,5 tons (3000 lbs), 3 tons (6000 lbs), 5 tons (10.000 lbs), atau sesuai dengan kebutuhan.
  3. Torak (Piston) penetrasi dan pipa-pipa penyambung.
  4. Arloji penunjuk (dial penetrasi) untuk mengukur penetrasi dengan ketelitian 0,01 mm (0,001”) dilengkapi dengan balok penyokong dari besi propil sepanjang lebih kurang 2,5 meter.
  5. Keping beban (plat besi) yang bergaris tengah 25 cm (10”) berlubang di tengah dengan berat +/- 5 Kg (10 Pound) dan beban-beban tambahan seberat 2,5 Kg (5 Pound) yang dapat ditambahkan bilamana perlu.
  6. Sebuah counter weigth yang dibebani sesuai dengan kebutuhan atau alat-alat berat lainnya (vibro, Excavator, bulldozer, dll) dan dibawahnya dapat dipasang sebuah dongkrak CBR mekanis dan alat-alat penumbuk, alat-alat perata, waterpas dan lain-lain.

PROSEDUR PENGUJIAN FIELD CBR: (SNI1738:2011 / ASTM D.1883)

  1. Peralatan Kerja
  2. Tempatkan counter weight berupa alat berat lainnya, sedemikan rupa sehingga posisi penempatan dongkrak CBR mekanis harus tepat diatas lubang pemeriksaan.
  3. As roda belakang diatur sejajar dengan muka jalan yang diperiksa.
  4. Truk/alat berat didongkrak supaya berat sendirinya tidak ditahan lagi oleh per kendaraan (jika tertahan per maka pembacaan akan tidak tepat karena terpengaruh pengenduran gaya per kendaraan)
  5. Dongkrak CBR mekanis dan peralatan lain dirangkai, supaya piston penetrasi berada 1 atau 2 cm dari permukaan yang akan diperiksa.
  6. Cincin penguji (proving ring) diatur sehingga torak dalam keadaan vertikal.
  7. Pastikan semua peralatan uji dalan kondisi stabil, vertikal, sentris (segaris dan tidak melenting/melendut) dan kokoh serta tepat pada posisi yang disyaratkan
  8. Keping beban/plat baja setebal 25 cm (10”) diletakkan sentris dibawah torak penetrasi sehingga torak penetrasi tepat masuk kedalam lubang keping beban tersebut.
  9. Arloji/dial pengukur penetrasi dipasang pada piston penetrasi, sedemikian rupa sehingga jarum pada dial penetrasi menempel pada keping beban/plat baja
    1. Persiapan Lokasi
  10. Tanah digali sampai lapisan yang dikehendaki dan diratakan (luas galian kira-kira 60 cm x 60 cm) – harus level dan tidak ada kemiringan (cek dengan waterpass).
  11. Dipastikan bahwa permukaan: rata dan padat
  12. Dipastikan bahwa di permukaan yang akan diuji (sub grade, sub base, base course, dsb) tidak ada butiran lepas (bersihkan semua debu, pasir, kerikil yang lepas/berserakan)  
  13. Untuk tanah dasar yang belum ada perkerasan dan pemadatan, cukup dibersihkan akar rumput dan bahan organik lain (biasanya sampai kedalaman 50 cm).
  14. Selama pemasangan alat-alat, permukaan tanah atau permukaan yang sudah dibersihkan harus dijaga supaya tidak kelembabannya tidak berubah dari kondisi awal, jika perlu ditutup dengan plastik apabila cuaca sangat panas
  15. Mulailah pemeriksaan ini secepat mungkin sesudah persiapan tempat.
  16. Apabila dibutuhkan, diperiksa pula kadar air dan berat isi bahan setempat.

Jika anda membutuhkan Jasa Field CBR Test di Lapangan, Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi harga dan biayanya. Terimakasih

Jasa Topography

Jasa Topography jakarta & Seluruh Indonesia
Foto: Kegiatan Topography

Topography atau Jasa Pengukuran Tanah secara ilmiah artinya ialah studi tentang bentuk permukaan bumi dan objek lain semacam planet, satelit alami( bulan dan sebagainya), dan asteroid. Dalam pengertian yang lebih luas, topography tidak hanya mengenai bentuk permukaan saja, tetapi pula vegetasi dan pengaruh manusia terhadap zona, dan terlebih kebudayaan lokal( Ilmu Pengetahuan Sosial). Topography umumnya menyuguhkan relief permukaan, model 3 dimensi, dan identifikasi jenis lahan. Konsumsi kata topography dimulai sejak masa Yunani kuno dan bersinambung hingga Romawi kuno, sebagai detail dari suatu tempat. Kata itu datang dari kata Yunani, topos yang berarti tempat, dan graphia yang berarti tulisan. Objek dari topography ialah mengenai posisi suatu bagian dan secara umum menunjuk pada koordinat secara horizontal semacam garis lintang dan garis bujur, dan secara vertikal yakni ketinggian. Mengidentifikasi jenis lahan pula tercantum bagian dari objek studi ini. Studi topografi dicoba dengan berbagai alibi, antara lain perencanaan militer dan eksplorasi geologi. Buat kebutuhkan konstruksi sipil, pekerjaan umum, dan proyek reklamasi membutuhkan studi topography yang lebih detail.

Jasa topography (jasa pemetahaan tanah) sangat dibutuhkan dalam perencanaan oleh konsultan perencana, pengembang maupun pemerintah daerah disaat melakukan upaya pengembangan suatu daerah. Jasa topography (jasa pengukuran tanah) yang dibutuhkan digunakan sebagai data masukkan baik buat perhitungan bahan hingga evaluasi akibat terhadap zona dekat. Pemetaan topografi dicoba dengan tata cara pengukuran secara langsung mengenakan total station serta perlengkapan bantu lainya.

Pemetaan Topography yakni pemetaan buat mendapatkan gambaran permukaan tanah sehingga dapat diketahui bentuk permukaan tanah dan dapat dicoba perhitungan volume cut and fill. pemetaan topografi sangat berarti buat kegiatan pembangunan. dalam proyek pembangunan maupun kontruksi perlu pemetaan topografi yang bagus buat mengidentifikasi kondisi zona, perhitungan bahan, dan perencanan design.

Tata metode dalam Topography:

  1. Pemetaan lahan terbaru mengenakan drone
  2. Pengukuran dengan mengenakan total station
  3. Pemrosesan di studio
  4. Peralatan Buat Pemetaan Topografi

Alat- alat yang digunakan dalam Jasa Topography:

  1. Total Station
  2. Waterpass
  3. Theodolite
  4. Meteran manual
  5. Alat- perlengkapan penunjang
  6. Peralatan disesuaikan dengan kebutuhan hasil yang di inginkan.

Output dari jasa topography:

  1. Peta konsumsi lahan terbaru.
  2. Peta topografi dan kontur
  3. Softkopi data
  4. Dokumentasi dan laporan

Biaya Jasa Topography:

Buat harga jasa pemetaan topografi silahkan kontak kami di: 0812- 866 88799 0811- 9773509

Soil Testing,Test Tanah,Uji Sondir,CPT,CBR,Deep Boring-SPT Jakarta