Get Adobe Flash player

Monthly Archives: October 2020

Soil Resistivity Test for Grounding

Soil Resistivity Test for Grounding- Geo Listrik

Grounding adalah salah satu aspek penting dalam manajemen kelistrikan. Grounding dilakukan dengan menghubungkan sebuah konduktor listrik yang ditanam dalam tanah dengan sebuah kabel yang berguna untuk menghantarkan kelebihan muatan listrik yang berasal dari berbagai sumber. Aktivitas ini bertujuan untuk mencegah terjadinya sengatan listrik yang beresiko terjadi setiap saat.

Soil Resistivity atau resistivitas medium (tanah) adalah parameter yang harus diperhatikan dalam melakukan Electrical Grounding. Parameter Soil Resistivity menunjukkan kemampuan tanah dalam mengalirkan aliran listrik, yang bergantung pada beberapa parameter seperti kelembaban, kandungan garam, dan temperatur. Dalam melakukan Grounding, medium yang ideal adalah yang memiliki nilai resistivity yang rendah agar arus listrik dapat mengalir dengan baik.

Salah satu cara untuk mendapatkan nilai soil resistivity adalah dengan melakukan pengukuran geolistrik. Pengukuran geolistrik dilakukan dengan menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah dengan menggunakan elektroda arus dan digunakan elektroda lainnya untuk mengukur beda potensial di permukaan. Dari pengukuran ini akan didapatkan peta sebaran nilai soil resistivity.

Resistivitas batuan dapat diukur dengan memasukkan arus listrik ke dalam tanah melalui 2 titik elektroda di permukaan tanah dan 2 titik lain untuk mengukur beda potensial di permukaan yang sama. Hasil pengukuran geolistrik dapat berupa peta sebaran tahanan jenis baik dengan jenis mapping atau horisontal maupun sounding atau kedalaman. Hasil pengukuran geolistrik mapping maupun sounding disesuaikan dengan kebutuhan diadakannya akuisisi data serta jenis konfigurasi yang digunakan.

Pengukuran soil resistivity adalah salah satu parameter penting dalam membuat desain grounding. Data mengenai nilai soil resistivity pada area yang akan dilakukan grounding seperti variasi parameter soil resistivity baik itu tingkat kelembaban, temperatur, dan kedalaman dapat membantu untuk melakukan analisis dalam melakukan instalasi grounding yang aman dengan biaya yang minimal dan usaha seminimal mungkin.

Untuk mencapai tujuan dari instalasi grounding yang sesuai standar keamanan, diperlukan medium dengan resistansi yang rendah. Akan tetapi untuk mendapatkan medium dengan resistansi yang rendah sangat bergantung pada beberapa faktor seperti di bawah ini:

-. Nilai soil resistivity
-. Stratifikasi
-. Ukuran dan tipe elektroda yang digunakan
-. Kedalaman elektroda
-. Kelembaban dan kandungan kimia dari tanah

Pengetesan Soil Resistivity di Lokasi Fuel Terminal Pertamina Tg Pandan Belitung :

#Soil Test Resistivity # Testing Grounding Kelistrikan # Electrical Grounding # Testing Resistivitas Tanah #

Soil Testing,Test Tanah,Uji Sondir,CPT,CBR,Deep Boring-SPT Jakarta